Tanggapi Isu Negatif, Kalapas Labuhan Ruku Pastikan Dugaan Narapidana Kendalikan Narkoba adalah Hoaks

WARTA TRIBUN

- Redaksi

Jumat, 1 Mei 2026 - 21:08 WIB

5025 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Labuhan Ruku, 30 April 2026 – Menanggapi isu negatif yang beredar di masyarakat terkait dugaan adanya narapidana yang mengendalikan peredaran narkoba dari dalam Lapas, Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIA Labuhan Ruku menegaskan bahwa informasi tersebut adalah tidak benar atau hoaks.

Pernyataan ini disampaikan sebagai bentuk klarifikasi resmi atas pemberitaan yang dimuat oleh media online Sumut24jam.com dan Visionkreatif.com. Menyikapi hal tersebut, pihak Lapas tidak tinggal diam dan langsung melakukan langkah cepat serta terukur guna memastikan kebenaran informasi yang beredar.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kalapas Labuhan Ruku bersama jajaran segera melakukan pemeriksaan dan penelusuran terhadap warga binaan yang disebutkan dalam pemberitaan, yakni Johan yang menempati kamar 8 Blok Safir. Langkah ini dilakukan secara profesional, transparan, dan sesuai dengan standar operasional prosedur yang berlaku.

Dalam kegiatan tersebut, petugas melaksanakan razia insidentil pada kamar hunian yang bersangkutan. Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh untuk memastikan tidak adanya barang terlarang, termasuk alat komunikasi ilegal maupun indikasi aktivitas yang berkaitan dengan peredaran narkoba.

Selain razia kamar, petugas juga melakukan tes urine terhadap warga binaan atas nama Johan. Pemeriksaan ini bertujuan untuk memastikan secara medis terkait dugaan penyalahgunaan narkoba yang dituduhkan.

Berdasarkan hasil razia dan pemeriksaan yang dilakukan, tidak ditemukan barang bukti maupun indikasi yang mengarah pada aktivitas pengendalian atau peredaran narkoba dari dalam Lapas. Hal ini sekaligus membantah isi pemberitaan yang beredar.

Hasil tes urine terhadap warga binaan tersebut juga menunjukkan hasil negatif. Dengan demikian, dapat dipastikan bahwa yang bersangkutan tidak terlibat dalam penggunaan maupun peredaran narkoba sebagaimana yang dituduhkan.

Sebagai bentuk komitmen dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang bersih, Lapas Kelas IIA Labuhan Ruku sebelumnya telah melaksanakan penandatanganan komitmen bersama melalui Ikrar Zero Halinar (Bebas dari Handphone, Pungli, dan Narkoba).

Komitmen tersebut menjadi landasan kuat bagi seluruh jajaran untuk terus melakukan pengawasan dan penindakan terhadap segala bentuk pelanggaran, baik yang dilakukan oleh warga binaan maupun oleh petugas.

Atas dasar hasil pemeriksaan dan komitmen yang telah dibangun, Kalapas Labuhan Ruku dengan tegas menyatakan bahwa pihaknya akan menindaklanjuti secara serius setiap pelanggaran yang terjadi.

Ia juga menegaskan bahwa isu negatif terkait dugaan narapidana mengendalikan narkoba dari dalam Lapas adalah hoaks dan tidak benar.(AVID/rel)

Berita Terkait

Lapas Kelas IIA Labuhan Ruku Klarifikasi Pemberitaan Sepihak – Tidak Ada Bukti Aktivitas Terlarang, Tes Urine Negatif
Lapas Kelas I Medan Hadirkan Layanan Administrasi Kependudukan bagi 604 WBP, Wujud Nyata Pelayanan Prima HBP ke-62
Yayasan Karuna Liberatia Indonesia, Fokus Melindungi Anak dan Perempuan Dari Korban TPPO dan Eksploitasi Seksual di Indonesia
Kapolres Gayo Lues dan BPJN Aceh Tinjau Lokasi Jalan Amblas Akibat Banjir
Polsek Perbaungan Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir, Wujud Kepedulian Polri di Bawah Kepemimpinan AKBP Jhon Sitepu
Strategi Modern Operasi Patuh Seulawah 2025: Penegakan Hukum Elektronik Dukung Edukasi
Polda Riau Tegaskan Penegakan UU Nomor 22 Tahun 2009 Soal Kendaraan ODOL

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 20:04 WIB

Selamat Malam

Rabu, 29 April 2026 - 18:16 WIB

Wartawan di Karimun Diancam Usai Pemberitaan, Ujian Serius bagi Kebebasan Pers

Rabu, 29 April 2026 - 16:43 WIB

Janji Pembebasan Lahan yang Tak Kunjung Nyata, Kekecewaan Warga Belat Menguji Kepastian Hukum dan Tanggung Jawab Korporasi

Jumat, 24 April 2026 - 10:47 WIB

Demi Rp40 Juta, Dugaan Manipulasi Surat Tanah di Selat Durian Mengemuka, Aparat Diminta Bertindak Tegas

Jumat, 24 April 2026 - 10:24 WIB

Perusahaan Diduga Hanya Membeli Surat, Bukan Tanah: Polemik Pembebasan Lahan di Selat Durian Kecil Mengarah pada Potensi Pelanggaran Hukum

Rabu, 22 April 2026 - 12:31 WIB

Mangrove Tidak Boleh Dikorbankan: Negara Harus Tegas, Rakyat Tidak Boleh Kalah

Rabu, 22 April 2026 - 12:24 WIB

Mangrove Tidak Boleh Dikorbankan: Negara Harus Tegas, Rakyat Tidak Boleh Kalah

Minggu, 12 April 2026 - 10:24 WIB

Laut Bukan Milik Korporasi: Ketika Nelayan Sugie Dipaksa Mengalah di Tanah Sendiri

Berita Terbaru

MORO KEPRI

Selamat Malam

Jumat, 1 Mei 2026 - 20:04 WIB