Kampung Jawa| Warta Tribun – Pemerintah Kabupaten Gayo Lues Jum’at 10 – April – 2026, secara resmi menetapkan dan mengukuhkan Anggota Urang Tue Kampung Jawa, Kecamatan Blangkejeren, untuk masa keanggotaan tahun 2025–2031.
Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya strategis pemerintah daerah dalam memperkuat tata kelola pemerintahan kampung yang berlandaskan pada nilai-nilai adat dan syariat Islam.

Penetapan tersebut tertuang dalam Keputusan Bupati Gayo Lues Nomor 100.3.3.2/629/2025 tertanggal 3 November 2025. Surat keputusan ini menjadi dasar hukum tetap bagi pengangkatan anggota baru sekaligus pemberhentian masa keanggotaan periode sebelumnya.
Prosesi Pelantikan yang Khidmat
Prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan dilaksanakan pada hari Jum’at, 10 April 2026, bertempat di Aula Kantor Camat Blangkejeren. Acara tersebut dipimpin langsung oleh Camat Blangkejeren, Jusmaleara Senja, S.Sos., MSP.
Kegiatan berlangsung dengan khidmat dan disaksikan oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), yang meliputi:
Kapolsek Blangkejeren
Danramil Blangkejeren
Kantor Urusan Agama (KUA) Blangkejeren (turut mengukuhkan jalannya sumpah jabatan).
Hadir pula para istri anggota Urang Tue Kampung Jawa yang memberikan dukungan moril atas amanah besar yang kini diemban oleh suami mereka dalam melayani masyarakat.
Komitmen Menjaga Amanah dan Tradisi
Pengukuhan ini ditandai dengan pembacaan naskah sumpah jabatan yang menegaskan komitmen para anggota Urang Tue untuk menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, menjunjung tinggi kejujuran, serta menegakkan keadilan dalam kehidupan bermasyarakat.

Dalam sumpahnya, para anggota menyatakan kesanggupan untuk menjalankan amanah dengan berpedoman teguh pada Al-Qur’an dan Hadis, serta berkomitmen menjaga kelestarian adat istiadat yang berlaku di Kampung Jawa.
Adapun nama-nama yang ditetapkan sebagai Anggota Urang Tue Kampung Jawa periode 2025–2031 adalah:
1. Suherwinsyah
2. Erwin
3. Rahimin
4. Ahmadun
5. Karmayanti
6. Andy Sukri
7. Rasidin Baskay dan
8. Zulkifli (Aman Leme)
Dengan pengukuhan ini, diharapkan sinergi antara pemerintah kampung dan lembaga adat semakin kuat demi kemajuan Kampung Jawa ke depannya. [Candri Kardi, SE]

























