Kapolres, Bupati, dan Dandim Gayo Lues Terobos Medan Terjal Antar Bantuan ke Wilayah Terisolir Pining

REDAKTUR UTAMA

- Redaksi

Senin, 22 Desember 2025 - 15:55 WIB

50224 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gayo Lues, 22 Desember 2025 — Akses darat yang rusak parah tak menghalangi Kapolres Gayo Lues AKBP Hyrowo S.I.K., Bupati Gayo Lues Suhaidi S.Pd., M.Si., dan Dandim 0113/Gayo Lues Letkol Arm. Fran Desiapan Eka Saputra, S.H., untuk menjangkau warga Kecamatan Pining yang masih terisolasi pascabencana. Bersama personel Brimob, aparat TNI–Polri, serta komunitas off-road, rombongan menembus jalur berlumpur dan berbatu demi menyalurkan bantuan logistik kepada masyarakat pedalaman.

Perjalanan menuju Pining berlangsung lambat dan penuh risiko. Sejumlah titik jalan utama rusak berat akibat longsor dan terjangan banjir bandang yang terjadi beberapa waktu lalu. Hingga Minggu sore, kendaraan hanya mampu mencapai Desa Pepelah. Di luar titik tersebut, jalur tertutup material longsor dan tidak memungkinkan dilalui kendaraan roda empat, bahkan dengan penggerak khusus. Kondisi itu membuat distribusi bantuan ke desa-desa yang lebih dalam masih tertahan.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Situasi di lapangan menggambarkan rapuhnya infrastruktur penghubung antarwilayah di pedalaman Gayo Lues. Warga setempat selama berminggu-minggu harus mengandalkan jalan kaki untuk menjangkau pusat kecamatan, dengan waktu tempuh mencapai berjam-jam. Distribusi bahan pangan, layanan kesehatan, dan bantuan lainnya menjadi sangat terbatas.

Kapolres Gayo Lues AKBP Hyrowo menyebut kehadiran langsung aparat dan pemerintah daerah di wilayah sulit dijangkau merupakan bentuk tanggung jawab negara kepada masyarakat. Menurut dia, keterbatasan akses tidak boleh menjadi alasan terhentinya pelayanan dan bantuan kemanusiaan.

“Kami ingin memastikan masyarakat tidak merasa ditinggalkan. Negara harus hadir, meskipun medannya berat dan aksesnya terbatas. Kami bersama pemerintah daerah, TNI, Brimob, dan masyarakat akan terus mencari cara agar bantuan bisa sampai,” ujar Hyrowo di sela kegiatan.

Meski belum mampu menembus seluruh desa di Kecamatan Pining, rombongan tetap menyalurkan bantuan sembako kepada warga Desa Pepelah. Selain itu, dilakukan peninjauan langsung terhadap kondisi jalan, jembatan darurat, serta permukiman warga yang terdampak. Data lapangan tersebut akan menjadi dasar koordinasi lintas instansi untuk penanganan lanjutan, termasuk pembukaan jalur alternatif dan perbaikan akses sementara.

Bupati Gayo Lues Suhaidi menegaskan bahwa pemerintah daerah berkomitmen mempercepat pemulihan akses dan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat di wilayah terisolir. Ia menilai sinergi antara pemerintah daerah, TNI, dan Polri menjadi kunci dalam penanganan bencana, terutama di daerah dengan tantangan geografis tinggi seperti Pining.

“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Kolaborasi semua pihak sangat dibutuhkan agar pemulihan berjalan cepat dan warga bisa kembali beraktivitas dengan normal,” kata Suhaidi.

Di tengah keterbatasan tersebut, warga Desa Pepelah menyambut rombongan dengan penuh haru. Sebagai bentuk apresiasi dan rasa terima kasih, warga menyerahkan buah durian kepada aparat dan pejabat yang datang. Momen sederhana itu mencerminkan kedekatan emosional antara masyarakat pedalaman dan aparat negara, sekaligus menjadi simbol harapan di tengah kondisi sulit.

Upaya penyaluran bantuan dan pembukaan akses ke desa-desa lain di Kecamatan Pining akan terus dilanjutkan. Pemerintah daerah bersama TNI–Polri dan unsur terkait masih menunggu perbaikan cuaca dan kondisi medan agar distribusi logistik dapat menjangkau seluruh wilayah yang terdampak dan masih terisolasi. [AHDA, G]

Berita Terkait

Perkuat Tata Kelola Berbasis Adat dan Syariat, Delapan Anggota Urang Tue Kampung Jawa Resmi Dikukuhkan
Pemungutan Suara Pemilihan Urang Tue Kampung Jawa Periode 2025–2031 Berlangsung, Tahap Pelantikan Segera Dilaksanakan
Sekolah Terendam, Negara Absen: Ketika Hak Pendidikan Dikalahkan oleh Kelalaian yang Berulang
Mutasi Pejabat di Gayo Lues, Sejumlah Posisi Strategis Berganti
Mutasi Pejabat di Gayo Lues, Sejumlah Posisi Strategis Berganti
Pembangunan Huntara di Pungke Jaya Mandek, 62 KK Korban Bencana Terkatung-katung Tanpa Kepastian
Polres Gayo Lues Amankan Lima Pria Terkait Pelanggaran Syariat
Jalan kute Reje-Soyo Kembali Normal Berkat Kerja Sama Polsek Terangun Dan Masyarakat.

Berita Terkait

Jumat, 10 April 2026 - 18:19 WIB

Perkuat Tata Kelola Berbasis Adat dan Syariat, Delapan Anggota Urang Tue Kampung Jawa Resmi Dikukuhkan

Rabu, 1 April 2026 - 00:49 WIB

Sekolah Terendam, Negara Absen: Ketika Hak Pendidikan Dikalahkan oleh Kelalaian yang Berulang

Sabtu, 14 Maret 2026 - 13:35 WIB

Mutasi Pejabat di Gayo Lues, Sejumlah Posisi Strategis Berganti

Sabtu, 14 Maret 2026 - 13:31 WIB

Mutasi Pejabat di Gayo Lues, Sejumlah Posisi Strategis Berganti

Senin, 2 Maret 2026 - 15:23 WIB

Pembangunan Huntara di Pungke Jaya Mandek, 62 KK Korban Bencana Terkatung-katung Tanpa Kepastian

Minggu, 1 Maret 2026 - 19:33 WIB

Polres Gayo Lues Amankan Lima Pria Terkait Pelanggaran Syariat

Sabtu, 17 Januari 2026 - 17:42 WIB

Jalan kute Reje-Soyo Kembali Normal Berkat Kerja Sama Polsek Terangun Dan Masyarakat.

Selasa, 13 Januari 2026 - 19:17 WIB

Polri Hadir di Tengah Warga Terdampak Banjir, Sumur Bor Dibangun di Desa Rigeb

Berita Terbaru