Program PWI ‘Satu Perahu’ dengan Bappenas dalam Meningkatkan Kompetensi SDM Wartawan

REDAKTUR UTAMA

- Redaksi

Rabu, 19 November 2025 - 06:02 WIB

5073 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta — Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas, Rahmat Pambudy, menilai program pendidikan yang dijalankan PWI selama ini sejalan dengan arah pembangunan SDM yang juga menjadi fokus Bappenas. Menurutnya, penguatan literasi, kemampuan menulis, dan kompetensi jurnalistik memang merupakan fondasi penting bagi tumbuhnya media profesional.

“Program pendidikan PWI satu perahu dengan program PPN/Bappenas. Karena memang program pendidikan adalah kunci utama peningkatan kualitas masyarakat kita,” ujarnya

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menjelaskan program pendidikan untuk kemampuan menulis dan membaca sebagai bagian utama dalam membangun media yang tetap eksis.

“Di banyak negara seperti Australia dan Jepang, media cetak tetap bertahan karena ekosistem literasinya kuat,” ujar Rahmat Pambudy dalam pertemuan dengan jajaran pengurus PWI Pusat di Gedung PPN/Bappenas, Jakarta, Selasa (18/11/2025).

Rahmat menambahkan bahwa tantangan media saat ini semakin kompleks, mulai dari disrupsi digital, misinformasi, hingga menurunnya minat baca masyarakat.

Rahmat yang juga seorang Guru Besar di Institut Pertanian Bogor (IPB) ini menyampaikan pula, pihaknya hendak meningkatkan budaya literasi di Indonesia, terutama di kalangan anak muda. Menurutnya, perubahan pola konsumsi informasi berpotensi membuat kemampuan membaca mendalam semakin tergerus.

“Saya khawatir kemampuan baca-tulis kita menurun. Generasi sekarang lebih suka membaca kalimat pendek, sementara berita yang panjang mulai ditinggalkan,” tegas Rahmat yang didampingi oleh jajarannya.

Sementara itu, Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Akhmad Munir, dalam pengantarnya saat audiensi mengatakan bahwa program utama PWI selama ini fokus untuk terus konsisten melakukan pendidikan dan latihan dalam rangka meningkatkan kompetensi dan profesionalitas anggotanya.

Menurut dia selama ini PWI sudah memiliki program Sekolah Jurnalisme Indonesia (SJI), Safari Jurnalistik, dan ketiga Uji Kompetensi Wartawan (UKW).

Ia menjelaskan, ketiga program tersebut berorientasi pada penguatan kapasitas wartawan. SJI memperkuat dasar-dasar pendidikan jurnalistik, Safari Jurnalistik menghadirkan pelatihan secara langsung di berbagai daerah, sementara UKW menjaga standar kompetensi wartawan secara nasional.

“Semisal PWI memiliki 10 program maka satu sampai 9 itu adalah diklat, diklat, diklat dan sepuluhnya baru lain-lain,” ujarnya.

Akhmad Munir, yang juga Direktur Utama LKBN Antara, menjelaskan bahwa istilah satu perahu ini muncul karena adanya keselarasan visi antara PWI dan Bappenas untuk memperkuat media agar semakin bertanggung jawab, kredibel, dan berintegritas.

“PWI berada ‘satu perahu’ dengan Bappenas dalam memperkuat ekosistem media di Indonesia. Khususnya dalam tiga program utama PWI yakni Sekolah Jurnalisme Indonesia, Safari Jurnalistik, dan Uji Kompetensi Wartawan,” ujar Munir yang hadir didampingi Sekjen PWI, Zulmansyah Sekedang beserta pengurus di bidang pendidikan.

Seperti diketahui, pemerintah sedang mendorong kebijakan media BEJO’S. Program media BEJO’S merupakan akronim dari media Bertanggung Jawab, Edukatif, Jujur, Objektif, dan Sehat Industri yang dirancang untuk membangun ekosistem media sehat dan berkelanjutan.

Pertemuan ini ditutup dengan komitmen kedua belah pihak untuk mengadakan Memorandum of Understanding (MoU) untuk memperluas kolaborasi khususnya dalam peningkatan kapasitas wartawan, penguatan literasi publik serta pengembangan industri media yang profesional dan sehat. []

Berita Terkait

Ketua Umum JARNAS Anti TPPO Mendorong Adanya Revisi Sistem Regulasi UU Nomor 21 Tahun 2007 Tentang TPPO
BNN Sita 200 Kg Ganja, Tiga Tersangka Jaringan Aceh–Medan Terancam Hukuman Berat
Diklat Bela Negara Wartawan, Upaya Meneguhkan Peran Pers dalam Kehidupan Berbangsa
Supremasi Algoritma dan Masa Depan Pers: Alarm dari Kaleidoskop Media Massa 2025
Jangan Dipelintir: Video Golf Kepala BGN Bertujuan Sosial*
Kecelakaan Mobil Operasional MBG di Depok Menjadi Ujian dan Tantangan di Tengah Ikhtiar Pemenuhan Gizi Anak Bangsa
Fokus BGN untuk MBG Sejalan Dengan Asta Cita Presiden Yang Menempatkan Sumber Daya Manusia Anak Anak Kita Yang Bersekolah Tidak Kelaparan Dan Gizinya Seimbang
Kangkangi UU No 6 Tahun 2014, Desak KASN Pecat Camat dan Sekcamat Tugala Oyo

Berita Terkait

Kamis, 19 Februari 2026 - 16:17 WIB

Polres Aceh Tenggara dan STIK 83/WPS Hadirkan Keceriaan, Trauma Healing Anak Panti Asuhan Tunas Murni

Rabu, 14 Januari 2026 - 23:32 WIB

Pajri Gegoh: Masyarakat Jangan Terkecoh, Ada Agenda Tersembunyi di Balik Aksi LSM

Selasa, 16 Desember 2025 - 00:19 WIB

Sungai Rumah Bundar Ditutup, Jalan Nasional Aceh Tenggara Tinggal Menunggu Dibuka

Selasa, 8 Juli 2025 - 13:46 WIB

Skandal Dana Desa Guncang Lawe Tawakh: Pj. Kades Jumatidin Dilaporkan ke Bupati!

Selasa, 1 Juli 2025 - 23:39 WIB

Camat Bukit Tusam Tutup MTQ ke-XL: Jadikan Al-Qur’an Sahabat Sehari-hari

Senin, 2 Juni 2025 - 12:31 WIB

Kampanye Keselamatan Berlalu Lintas: 5.000 Peserta Padati Lapangan Pemuda Aceh Tenggara

Minggu, 25 Mei 2025 - 15:58 WIB

Bupati Salurkan Bantuan dan Sampaikan Duka atas Korban Kebakaran di Lawe Bekung

Minggu, 25 Mei 2025 - 14:51 WIB

Ketua Umum Formades Sindir Kades Panik: Pengawasan Dana Desa Bukan Kejahatan

Berita Terbaru