Diduga Penjarahan Bantuan Banjir Kembali Terjadi di Aceh Utara, Punya Si Bos?

REDAKTUR UTAMA

- Redaksi

Selasa, 30 Desember 2025 - 19:16 WIB

5035 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Utara – Dugaan penjarahan bantuan banjir kembali terjadi di Aceh Utara, kali ini kejadian tersebut terjadi di kantor Bupati setempat dan diduga punya si Bos?.

Minggu malam, 28/12/2025, sumber media ini menyebutkan, sekira pukul 22.30 Wib, dua orang wanita peking bantuan banjir diduga membawa pulang 2 goni bantuan tersebut.

” Si wanita tersebut saat ditanya oleh seseorang kemana dibawa bantuan tersebut, iya menyebutkan “Atra Sibos” (Punya Bos), ini patut dipertanyakan bos yang mana apakah bisa bawa pulang sesukanya bantuan tersebut,” ucap sumber dengan nada tanya.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dan salah satu sumber dari pemerintah Aceh Utara menyebutkan, yang peking barang tersebut merupakan dari intansi dinas Pendidikan dan kebudayaan Aceh Utara, dan minggu malam tersebut merupakan dari K3S Tanah Luas dibagi dua bagian di Pendopo dan Kantor Bupati bg,” ucap sumber tersebut.

Sementara saat dikonfirmasi soal siapa yang tanggung jawab bantuan masuk dan keluar, pihak Dinsos dan Bupati Aceh Utara saling lempar bola.

Kabid Dinsos Aceh Utara, Mansur saat dikonfirmasi, soal masalah dugaan penjarahan yang disebut sebut untuk bos, iya menyuruh awak media konfirmasi petugas keamanan.

Mansur juga menanyakan kapan terjadi, dan yang bertanggungjawab Kadis Sosial, saya sebagai penerima barang masuk, yang tanggungjawab dan tanda tangan barang keluar masuk Pak Kadis, Sekda dan Bupati,” ucapnya.

Awak media mencoba konfirmasi dengan Bupati Aceh Utara, Ismail A Jalil (Ayahwa) , melalui Juru Bicara Pemkab Aceh Utara, Muntasir, iya mengatakan, bantuan keluar masuk ditandatangani oleh Kepala Dinas Sosial Aceh Utara, bukan Sekda dan Bupati,” kata Muntasir, Senin, 29/12/2025.

” Soal barang bantuan tidak boleh dibawa pulang kerumah, karena sudah ada proses mekanisme penyaluran, akan tetapi besok saya cek, apakah itu barang bantuan dan ditujukan kemana,” tutur Muntasir.

Redaksi media ini sudah mencoba konfirmasi dengan Kepala Dinas Sosial Aceh Utara, namun belum dapat tersambung sampai berita ini tayang.

Di saat ribuan warga masih kekurangan pangan, air bersih, dan obat-obatan, tindakan seperti ini memperlihatkan wajah paling kelam dari penyalahgunaan jabatan.

Bencana dijadikan ruang politisasi, sementara korban yang paling membutuhkan justru terabaikan. [Tim]

Berita Terkait

Muspika Baktiya Gelar Turnamen Sepak Bola dalam Rangka HUT RI ke-80
443 Jenazah Warga Aceh Yang Meninggal Di Ranto Di Pulangkan Secara Gratis Oleh Ketum PAS Akhyar Kamil
Sekjen DPW SWI Provinsi Aceh Tekankan, Pentingnya Dalam Solidaritas Pekerja Dan Wartawan.

Berita Terkait

Selasa, 13 Januari 2026 - 19:17 WIB

Polri Hadir di Tengah Warga Terdampak Banjir, Sumur Bor Dibangun di Desa Rigeb

Kamis, 1 Januari 2026 - 18:16 WIB

Kapolres Gayo Lues Pimpin Korp Raport, 46 Personel Polri dan Brimob Naik Pangkat Awal Tahun 2026

Selasa, 30 Desember 2025 - 16:36 WIB

Kapolres Gayo Lues Datangi Pengungsian BLK, Salurkan Bantuan dan Gelar Pemulihan Trauma

Sabtu, 27 Desember 2025 - 12:29 WIB

Pembunuhan Berencana Dua Penderes Pinus di Gayo Lues Terungkap, Pelaku Ditangkap di Medan.

Kamis, 25 Desember 2025 - 21:01 WIB

Dua Penderes Getah Ditemukan Tewas di Rikit Gaib, Polisi Dalami Dugaan Pembunuhan

Selasa, 23 Desember 2025 - 11:32 WIB

BNNK Gayo Lues Perkuat Perang Kemanusiaan Melawan Narkoba Sepanjang 2025

Senin, 22 Desember 2025 - 15:55 WIB

Kapolres, Bupati, dan Dandim Gayo Lues Terobos Medan Terjal Antar Bantuan ke Wilayah Terisolir Pining

Senin, 22 Desember 2025 - 11:32 WIB

Akibat Banjir Bandang Meluluhlantakkan Wilayah Provinsi Aceh 40 Desa Di 4 Kecamatan Di Gayo Lues Masih Terisolir

Berita Terbaru

HUKUM & KRIMINAL

Kasus Hogi Sleman: Polisi Sebut Noodweer Akses, Tersangka Tak Ditahan

Senin, 26 Jan 2026 - 20:39 WIB